Sidrap – Menyikapi berbagai kejadian yang terjadi di Sidrap akhir-akhir ini, praktisi hukum Herwandy Baharuddin, SH., MH., mengingatkan masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi. Ia menekankan pentingnya memilah sumber berita yang valid agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan.
“Dalam era digital saat ini, informasi sangat cepat beredar. Sayangnya, tidak semua informasi yang beredar itu benar adanya. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak langsung percaya atau bahkan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya,” ujar Herwandy, Sabtu (9/3/2024).
Menurutnya, banyaknya informasi yang simpang siur bisa menimbulkan kesalahpahaman dan berpotensi memicu tindakan provokatif di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat untuk selalu mengedepankan klarifikasi sebelum bereaksi terhadap suatu isu.
“Kita semua bertanggung jawab menjaga kondusivitas daerah. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan tertentu dengan menyebarkan berita bohong atau ujaran kebencian,” tambahnya.
Herwandy juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda, untuk bersama-sama membangun kesadaran dalam bermedia sosial yang sehat. Ia berharap masyarakat Sidrap tetap bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, terutama menjelang agenda-agenda penting daerah.
“Saya percaya masyarakat Sidrap adalah masyarakat yang cerdas dan bijak. Mari kita jaga kedamaian dan persatuan dengan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya,” tutupnya.
Pernyataan Herwandy ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih kritis dalam menerima informasi serta selalu mengutamakan ketenangan dan kebersamaan dalam kehidupan sosial.










